KEDIRI – Enam mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri berhasil mengembangkan mesin pembuat keju mozzarella sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Inovasi tersebut lahir setelah tim mahasiswa melakukan observasi langsung dan menemukan bahwa sebagian besar proses produksi keju masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama dan tenaga yang cukup besar.
Berangkat dari hasil pengamatan tersebut, para mahasiswa merancang sebuah mesin yang mampu membantu proses pengadukan adonan keju mozzarella agar lebih cepat, efisien, dan menghasilkan kualitas produk yang lebih konsisten. Kehadiran mesin ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus mengurangi beban pekerjaan yang selama ini masih mengandalkan tenaga manusia.
Pengembangan alat tersebut dilakukan melalui serangkaian proses mulai dari identifikasi kebutuhan pengguna, penyusunan desain, pembuatan prototipe, hingga tahap pengujian performa mesin. Dalam prosesnya, tim mahasiswa juga memperhatikan aspek kemudahan pengoperasian sehingga mesin dapat digunakan oleh pelaku usaha tanpa memerlukan keterampilan teknis yang rumit.
Mesin pembuat keju mozzarella yang dikembangkan memiliki kapasitas produksi sekitar 25 kilogram dalam satu kali proses. Dengan sistem pengaduk horizontal, mesin dirancang agar proses pencampuran bahan berlangsung lebih merata dibandingkan metode manual. Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu produksi sekaligus menjaga mutu keju mozzarella yang dihasilkan.
Karya inovatif tersebut menjadi salah satu dari puluhan hasil penelitian dan pengembangan mahasiswa yang dipamerkan oleh UNP Kediri dalam ajang pameran inovasi kampus. Tidak hanya dipamerkan, sejumlah hasil karya mahasiswa juga diproyeksikan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat melalui program hibah, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai proyek akademik, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat luas.
Melalui inovasi ini, para mahasiswa berharap teknologi sederhana yang mereka ciptakan dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta memperkuat daya saing produk lokal. Selain menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, pengembangan mesin tersebut juga menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya sektor usaha kecil di Kabupaten Kediri. (red/lis)

0 Komentar