KEDIRI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di kawasan bekas galian Wonorejo–Trisulo yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Aduan tersebut muncul setelah warga mengeluhkan permukaan jalan yang rusak dan berpotensi memicu kecelakaan.
Menanggapi laporan tersebut, DPRD Kabupaten Kediri melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan dapat segera dilakukan. Kondisi jalan yang berada di kawasan bekas aktivitas galian itu dinilai perlu mendapat perhatian karena menjadi akses penting bagi masyarakat setempat.
Anggota DPRD menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah-langkah penanganan, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun pengamanan sementara di lokasi yang dianggap berisiko.
Selain menindaklanjuti aspirasi masyarakat, DPRD juga mendorong adanya evaluasi terhadap kondisi jalan di sekitar kawasan bekas galian agar tidak kembali menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari.
Warga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan mengingat jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Apalagi saat musim hujan, kondisi jalan disebut semakin licin dan membahayakan pengendara.
DPRD Kabupaten Kediri menyatakan akan terus mengawal proses penanganan hingga perbaikan benar-benar terlaksana. Koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga akan dilakukan agar penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dengan adanya tindak lanjut tersebut, masyarakat berharap akses jalan di kawasan Wonorejo–Trisulo dapat kembali aman dan nyaman digunakan sehingga aktivitas warga maupun distribusi hasil usaha tidak lagi terganggu.(red/lis)

0 Komentar